Sabtu, 25 April 2015

KEGIATAN INSPIRATIF SDIT IHSANUL FIKRI KOTA MAGELANG

MARKET DAY SDIT IHSANUL FIKRI KOTA MAGELANG
MAGELANG - Berbagai macam kegiatan dilakukan untuk menunjang bakat dan kemampuan anak didik, termasuk salah satunya yang dilakukan oleh SDIT Ihsanul Fikri (25/4). Untuk menunjang jiwa wirausaha pada anak, guru SDIT Ihsanul Fikri menciptakan kegiatan yang inspiratif yaitu adanya "Market Day". Kegiatan Market Day adalah kegiatan dimana anak berjualan dan menjajakkan berbagai macam makanan.

Dalam kegiatan Market Day yang dilakukan pada hari Sabtu, anak-anak dibekali uang 20.000 rupiah untuk tiap kelompok, sebagai modal untuk membeli berbagai macam makanan yang mereka ingin jual. Antusiasme anak sangat terlihat ketika jumlah makanan yang mereka jual pun melebihi subsidi dari sekolah. Sejak pagi anak-anak kelas 6 SDIT Ihsanul Fikri yang kebagian melakukan aksi Market Day, sudah sibuk membawa berbagai macam makanan yang mereka telah siapkan dari rumah. Mulai dari makanan ringan hingga makanan berat seperti roti bakar, spageti, cilok, sup buah dengan berbagai macam cita rasa dan warna, siap untuk dijual. 

Diakui oleh Ustadzah Arin, selaku koordinator tingkat enam SDIT Ihsanul Fikri, bahwa "Market day merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menggali jiwa wirausaha anak, anak dilatih untuk menyiapkan bahan untuk berdagang sendiri, mengemas sendiri dan mempromosikannya sendiri", ungkap Ustadzah Arin. 

Dengan varian harga yang ditawarkan, mulai dari 500 hingga 2000 rupiah, Siswa-siswi SDIT Ihsanul Fikri terlihat mahir dan cakap dalam menjajakkan makanan yang mereka jual. Seolah sedang bermain, dengan penuh tawa mereka melayani pembeli yang merupakan adik tingkat mereka dengan ramah. 

Keahlian siswa-siswi SDIT Ihsanul Fikri tidak diragukan lagi, membuat berbagai macam makanan dan menyajikannya dengan indah merupakan aksi kreatifitas dari anak yang masih berumur 12 Tahun. Subhanallah, siswa-siswi SDIT Ihsanul Fikri khususnya kelas 6 yang hari ini menyelenggarakan market day sangat luar biasa, mereka total sekali dalam aksi menjual makanan ini, ungkap Ustadzah Arin. Diharapkan dengan adanya aksi nyata ini, memberikan inspirasi tentang proses pembelajaran yang menyenangkan dan edukatif, sehingga siswa merasa nyaman dan menghayatinya, tambah Ustadzah Arin. (FN)