Kamis, 09 April 2015

KENALKAN RUANG PUBLIK - SISWA-SISWI SDIT IHSANUL FIKRI BERKUNJUNG KE PASAR TRADISIONAL




Magelang- Siswa-siswi kelas satu SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang melakukan kunjungan belajar ke pasar tradisional Kebonpolo Magelang (9/4). Kunjungan di luar area sekolah ini dimaksudkan untuk mengenalkan ruang publik yang berada di lingkungan masyarakat kepada siswa.
Ustadzah Anisa Uswatun selaku pendamping sekaligus wali kelas menerangkan bahwa kunjungan ke Pasar Kebonpolo  dimulai pukul 08.00 selesai pukul 09.00. Dalam kunjungan belajar, anak-anak dikenalkan kepada lingkungan pasar tradisional yang mungkin mereka jarang menyambanginya. 
Lantai dua pasar Kebonpolo- Salah satu kelompok siswi kelas satu sedang memilih baeragam sayur-sayuran dengan ditemani guru pendampingnya.

Ustadzah Anisa menjelaskan bahwa, “Anak-anak diperkenalkan tentang kegunaan pasar. Mereka membawa uang saku masing-masing lima ribu rupiah dari orang tua, ditambah dua ribu rupiah dari subsidi Sekolah sehingga mereka membawa tujuh ribu rupiah. Dengan tujuh ribu rupiah itu, anak-anak harus bisa mengelolanya untuk membeli sayur, buah dan juga jajanan pasar”.
Lantai dasar pasar Kebonpolo- Beberapa siswa tengah memamerkan hasil belanja mereka.

Siswa-siswi SDIT Ihsanul Fikri yang berjumlah 157 yang terbagi menjadi lima kelas ini berangkat menuju Pasar Kebonpolo menggunakan sepuluh angkutan umum yang sengaja disewa untuk mengantarkan mereka ke pasar tradisional. Adapun jumlah guru pendamping yang mendampingi sepuluh orang, masing-masing kelas dua guru pendamping.
Konsep kegiatan belajar pengenalan kepada lingkungan publik sudah lama diterapkan oleh SDIT Ihsanul Fikri. Ustadzah Kriswati, salah satu wali kelas sekaligus pendamping menuturkan, “Konsep belajar ini sudah sejak lama ada, dalam setahun sekali  anak-anak dari kelas satu hingga enam diperkenalkan dengan tempat umum seperti pasar, museum, kantor polisi, hingga tempat-tempat keterampilan yang menuntut mereka berperan aktif dan kreatif”, jelas Ustadzah Kriswati.
Kegiatan kunjungan belajar merupakan salah satu kegiatan favorit yang diminati anak. Salah seorang siswi, Rani (8) mengungkapkan bahwa Ia sangat senang ketika melakukan kunjungan di luar sekolah. Rani merasa dapat belajar membeli sayuran sendiri dengan uang yang telah diberikan.  (YIF)