Rabu, 20 Mei 2015

PONDOK SANTRI YATIM DAN DHU'AFA IHSANUL FIKRI MENERIMA KUNJUNGAN BAKTI SOSIAL SMAN 1 KOTA MAGELANG

Dokumentasi kegiatan bakti sosial SMA N 1 Kota Magelang ke Pondok Santri Yatim dan Dhua'afa Ihsanul Fikri dalam rangka tasyakuran kelulusan kelas XII, angkatan 64 Selasa pagi. (19/5) Agenda dilepas oleh kepala sekolah SMAN 1 Kota Magelang, Sucahyo Wibowo (pojok kiri atas) dan diakhiri dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada ketua pondok, Rahmat Rafi.  (sumber foto: Susbintoro dan Rudi, dengan perubahan seperlunya)
MAGELANG- Pondok Santri Yatim dan Dhua'afa Ihsanul Fikri kemarin menerima kunjungan bakti sosial SMAN 1 Kota Magelang pada Selasa pagi (19/5) dalam rangka tasyakuran kelulusan siswa kelas XII. Pondok pesantren dibawah asuhan Yayasan Ihsanul Fikri ini beralamatkan di Jalan Tentara Genie Pelajar 23 Kota Magelang ini disambangi para siswa dengan bersepeda bersama lima guru pendamping.

Ratusan Siswa angkatan 64 SMAN 1 Kota Magelang bertolak menuju lokasi-lokasi bakti sosial dari Lapangan Upacara SMAN 1 Kota Magelang setelah mendapat arahan dari kepala sekolah, Sucahyo Wibowo. Kedatangan para siswa dengan lima guru pendamping disambut oleh wakil ketua pondok, Teguh Priyo Utomo. Dalam sambutannya, Teguh menyampaikan ucapan terima kasih atas silaturahimnya Smansa angkatan 64. "Kami mengapresiasi kegiatan gowes, kunjungan panti, dan ziarah yang dilakukan smansa angkatan 64. Kegiatan ini di luar mainstream, kebanyakan acara lulusan diisi dengan kegiatan hura-hura tidak bermanfaat bahkan merugikan orang lain.", ujarnya.

Sebelum ditutup, dilakukan doa bersama dipimpin ketua pondok, Rahmat Rafi. Dalam doanya, Rafi mendoakan kepada yang hadir, khususnya smansa angkatan 64 semua diberi kebaikan. "Semoga yang sudah diterima di perguruan tinggi yang diminati diberikan kesuksesan kelak dan yang belum mendapatkan tempat kuliah agar segera dapat tempat kuliahnya.", doanya.  Kemudian acara diakhiri dengan dan serah terima simbolis bantuan sembako dari perwakilan siswa angkatan 64 kepada ketua pondok. Rombongan pun berpamitan untuk melanjutkan perjalanan ke makam.(SPL)