Rabu, 03 Juni 2015

UNIT-UNIT YAYASAN IHSANUL FIKRI IKUTI PELATIHAN MENGHAFAL QUR'AN METODE HANIFIDA

Suasana Pelatihan Tahfidz Metode Hanifida yang diikuti seluruh unit YIF di STPP Tegalrejo (31/5)

MAGELANG- Unit-unit Yayasan Ihsanul Fikri Kota Magelang yang terdiri dari PAUD IT Asy Syaffa' 2, TK IT Asy Syaffa' 1, SD IT Ihsanul Fikri Kota Magelang, dan SMP IT Ihsanul Fikri Kota Magelang mengikuti Pelatihan Tahfidz (menghafal) Al Qur'an metode Hanifida, Senin-Selasa (1-2/6) di Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Tegalrejo, Magelang.

Panitia penyelenggara, Ustadz Faisal, Ustadz Rozaq, dan Ustadz Solihin mengundang langsung penemu metode Hanifida dari Jombang, Jawa Timur. Dr. Khoirotul Idawati, M.Pd.I dan Dr. Hanifuddin Mahadun merupakan sepasang suami istri yang menemukan metode menghafal Al Qur'an yang diberi nama Hanifida, metode ini menerapkan teknik menghafal Al Qur'an kontemporer model file komputer. Nama Hanifida sendiri diambil dari gabungan nama Pak Hanifuddin dan Bu Idawati. Pak Hanifuddin bersama timnya menerapkan metode pembelajaran hafalan Al Qur'an dengan  mengoptimalkan kinerja seluruh bagian otak.

Ustadzah Afni, guru UMMI kelas 3, 5, dan 6 merasa senang bisa mengikuti rangkaian acara pelatihan ini. "Selama dua hari kami diajarkan cara menghafal Asmaul Husna, Q.S. An Naba, dan Q.S. Al Balad dengan memvisualisasikan ayat-ayat Al Qur'an berdasarkan makna, nomor urut surat dan ayat beserta dengan gerakannya. Luuaar biaasaa..., rasanya waktu dua hari itu kurang sekali. Meskipun di hari pertama kagok karena ada perubahan cara menghafal dari konvensional ke cara Hanifida, tetapi di hari kedua kami sudah mulai terbiasa dan merasa enjoy", ungkapnya bersemangat sambil menunjukkan alat peraga dan buku panduan oleh-oleh dari hasil pelatihan. Ustadzah Afni juga menceritakan pengalamannya Rabu (3/5) saat menerapkan ilmu yang telah diperolehnya kepada murid-muridnya, "Saya sudah mengujicobakan ke anak, dan ternyata mereka dapat menghafal hanya dalam waktu 5 menit".
Saat dikonfirmasi terkait ketercapaian target yang diinginkan melalui pesan chatting whatsapp, Ustadz Faisal menyampaikan, "Alhamdulillah acara pelatihan berjalan dengan baik dan lancar. Alhamdulillah 80% dari keseluruhan peserta berhasil mencapai target, walaupun sebenarnya waktunya dirasa masih kurang. Sehingga, dengan waktu 2 hari tersebut pemahaman peserta belum bisa maksimal. Lebih-lebih bagi anak-anak yang baru pertama kali ikut pelatihan selama 2 hari full pagi sampai sore. Ketercapaian anak-anak sekitar 60%, karena faktor anak-anak kelas 3 yang cenderung lebih sulit dikondisikan, dan tidak bisa konsentrasi lama". Kesimpulan dari pelatihan ini, semua pesert merasa puas, dan merasa ketagihan, atau kurang cukup dari waktu yg disediakan. "Semua peserta ingin pelatihan ini diadakan lagi....", tambahnya. (SPL)