Selasa, 08 September 2015

MUKHOYYAM TARBAWI, “Dari Pramuka Menuju Akhlakul Karimah”

Suasana perkemahan agenda Mukhoyyam Tarbawi SD IT Ihsanul Fikri Kota Magelang pada Jumat (4/9) di lapangan sebelah barat masjid Asy Syiffa Rumah Sakit Islam Kota Magelang.


YayasanIhsanulFikri.org | MAGELANG – Siswa-siswi kelas 4,5, dan 6 SD IT Ihsanul Fikri Kota Magelang mengikuti agenda Mukhoyyam Tarbawi dengan tema “Dari Pramuka Menuju Ahlakul Karimah” pada Kamis-Sabtu (3-5/9) di lapangan sebelah barat Masjid Asy Syiffa’ Rumah Sakit Islam (RSI) Kota Magelang yang bertujuan untuk melatih siswa agar mandiri dan penerapan nilai-nilai ke-Islam Terpadu-an.

Pada upacara pembukaan mukhoyyam tarbawi pada kamis (3/9) sore, Ketua Kwartir Ranting Pramuka Magelang Utara, Sugeng Riwaluyo menyampaikan pesan-pesan kebaikan pada peserta. 
“Anak-anak, kalian harus bias belajar mandiri, belajar hidup dekat dengan alam, dan tetap menjaga diri,” ungkapnya saat menyampaikan sambutan. 
Dua nasihat tambahan dari Sugeng tentang pertemanan dan makanan, “Jika ada teman kalian yang bandel, coba diajak bicara dan berkomunikasilah agar dia mau merubah diri menjadi lebih baik. Jangan sedih apabila makanan yang tersedia tidak seenak yang dirumah, dinikmati saja, karena sangat asyik jika bias makan bersama teman-teman,” cerita Vian (11), salah satu peserta mukhoyyam dari kelas 6 ketua kelompok 17.

Koordinator Pramuka SD IT Ihsanul Fikri Kota Magelang, Imam Sadzali mengungkapkan bahwa mukhoyyam  akan melatih siswa belajar survive dan meningkatkan persaudaraan antara kakak kelas dengan adik kelas karena pengelompokannya dicampur dari kelas 4, 5, dan 6.
Habibullah, ketua panitia kegiatan menerangkan bahwa jumlah keseluruhan peserta terbagi menjadi 34 kelompok dengan masing-masingnya berisi 11-12 anak. “Jumlah total ada 34 dengan masing-masing berisi 11-12 anak,” ungkapnya disela-sela agenda pendirian tenda. Mukhoyyam tarbawi disamping berisi kegiatan peningkatan keimanan, juga diisi acara-acara seru seperti perlombaan dan pentas seni.

Alfin (11), Fariziah (11), dan Zena (11) siswa-siswi kelas 6, mengungkapkan perasaan yang sama kerena ini merupakan mukhoyyam terakhir yang akan diikutinya selama berada di SD IT Ihsanulfikri Kota Magelang. “Ini mukhoyyam terakhir. Setiap mukhoyyam pesan dari orang tua agar kami tetap menjaga sholat 5 waktu dan tetap menjaga pandangan dengan lawan jenis. Acaranya seru, berbeda-beda setiap tahunnya, beda permainan dan temanya. Kami paling suka sesi haflah,” ungkap meereka bahagia. Almer (10), siswa kelas 4 yang baru pertama kali mengikuti mukhoyyam tarbawi merasa senang dan bersemangat dalam menyiapkan pentas seni. “Saya senang bias ikut mukhoyyam tarbawi bersama kelompok 17 dengan Pembina Ustadz Faisal. Persiapan kami untuk pentas yaitu berlatih bernyanyi,” ungkapnya sengan gembira. (SPL)

Lomba meniti bambu berpasangan pada Jumat (4/9)

Lomba tarik tambang antar kelompok pada Jumat (4/9)
Suasana dapur umum pada makan malam pada Jumat (4/9)
Salah satu karya seni siswi dalam agenda haflah (puncak pentas seni) pada Jumat (4/9)
Pengecekan hafalan, sebagai salah satu tugas peserta bersama guru pendampingnya pada Sabtu (5/9)