Kamis, 05 November 2015

Ratusan Siswa/i SD IT Ihsanul Fikri Kota Magelang Serbu Pasar Rejowinangun

Siswa/i SD IT IF kompak mengulurkan uang pada salah satu pedagang nangka di Pasar Rejowinangun (5/11) | Foto: SPL 
YayasanIhsanulFikri.org | Magelang- Sebanyak 155 siswa/i kelas 1 SD IT Ihsanul Fikri Kota Magelang menyerbu Pasar Rejowinangun Kamis (5/11) pagi tadi untuk berbelanja sayur, buah, lauk, dan jajanan tradisional di pasar Rejowinangun. Kegiatan berbelanja di pasar tradisional merupakan kegiatan rutin yang diagendakan setiap satu tahun sekali bagi kelas 1.

Retno Murdjajanti (46) wali dari kelas 1 B mengungkapkan bahwa berbelanja di pasar merupakan salah satu bentuk praktik langsung dari mata pelajaran Bahasa Indonesia (BI), Pendidikan dan Kewarganegaraan (PKn), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
"Pembelajaran yang diterapkan di kelas 1 merupakan pembelajaran tematik. Jadi, konsep berbelanja di pasar akan memberikan praktik langsung pada siswa yang berkaitan dengan mata pelajaran bahasa Indonesia, karena siswa akan diminta bercerita pengalaman; PKn, mengenal tata tertib yang ada di masyarakat, khususnya di pasar; IPS, mengatur jumlah yang dibeli agar tidak melebihi uang saku yang telah diberikan; dan IPA, barang belanjaan yang harus terdiri dari makanan sehat seperti sayur, buah, dan lauk, serta jajanan sehat tradisional," jelas Retno jelang keberangkatan.   
Ani (33), pedagang gethuk yang sudah lebih dari 9 tahun berjualan di pasar Rejowinangun mengaku senang dengan keramaian siswa/i SD IT Ihsanul Fikri Kota Magelang untuk berbelanja.
"Anak-anak begitu ramai meminta untuk segera dilayani, 'Mbak, beli dua ribu ya Mbak' seperti itu permintaan mereka. Kegiatan ini baik sebagai pengalaman tambahan bagi anak dalam hal berinteraksi di tempat umum, seperti pasar. Semoga esok mereka kembali membeli gethuk saya lagi," ungkap Ani bersemangat.
Nabhan (7), salah satu siswa kelas 1 B meceritakan pengalamannya berbelanja di pasar Rejowinangun.
"Aku belanjanya habis Rp 5.000,00, untuk beli Tempe Rp 3.000,00 dan Kentang Rp 2.000,00. Senang udah bisa beli tempe lagi," kisah Nabhan yang telah memiliki pengalaman membeli tempe sebelumnya. (SPL)

CERITA FOTO


Titik keberangkatan siswa/i kelas 1 SD IT IF di halaman Parkir sebelah selatan tower
Turun dari angkot
Menyempatkan menyapa pedagang sesampainya di Pasar
Seorang siswi langsung membelanjakan uangnya untuk membeli buah nangka
Memasuki area utama pasar melalui jalan tanjakan
Memasuki deretan lapak pedagang pasar
Anak-anak melewari pedagang tomat dan cabai 
Seorang guru memberikan hasil belanjaan dari pedagang pada siswinya
Serombongan siswi sedang membeli sayuran hijau
Seorang siswa melakukan transaksi
Memilih wortel untuk ditimbang
Seorang pedagang siap mengemas wortel hasil pilihan seorang siswi
Perbincangan antarsiswa
Bersiap meraih barang belanjaan
Pose bersama barang belanjaannya diantara kios-kios pedagang pakaian
Seorang penjual dawet menerima uang dari seorang siswa
Usai berbelanja, menuju area parkir angkot
Nabhan (7) dengan ceria memamerkan hasil belanjaannya yang berupa tempe dan kentang
Wajah-wajah yang menyimpan kelelahan
Tetap bersemangat jalan sambil membawa hasil belanjaan