Senin, 14 Desember 2015

Bimbingan Konseling SMP IT IF Gelar Bisnis Day di Lingkungan Sekolah

Suasana  di lokasi Bisnis Day, dimana masing-masing tim mentoring membuka lapak jual beli mereka pada Senin (14/12)
YayasanIhsanulFikri.org | MAGELANG - Bimbingan Konseling (BK) SMP IT IF Kota Magelang menggelar kegiatan satu hari berjualan di lingkungan sekolah dan sekitarnya yang diberi nama Bisnis Day pada Senin (14/12). Bisnis Day yang diikuti siswa-siswi SMP IT Ihsanul Fikri Kota Magelang kelas 7 dan 8 ini memiliki 4 tujuan seperti yang disampaikan guru BK SMP IT IF Kota Magelang.
"Tujuan diselenggarakannya acara Bisnis Day ini untuk melatih jiwa kewirausahaan, menambah semangat berusaha, dan dapat merasakan sendiri bagaimana rasanya bekerja, serta dapat melatih siswa bersikap tawakal dalam menghadapi untung dan rugi," ungkap Ustadz Tio.
Salah satu calon pengusaha muda sukses, Wisnu Dwi Atmaja (13) kelompok mentoring HAMAS, berhasil meraih rekor tercepat dalam menjajakan dagangannya. Wisnu bersama teman-teman satu kelompoknya menjajakan siomay yang diberi nama Siomay Fortune dan minuman dalam kemasan. Menurutnya, kesuksesannya menjual siomay hari ini berkat kerjasama tim.
"Alhamdulillah jualan kita laris manis, ini siomay hasil buatan saya sendiri. Kemudian teman-teman saling bekerjasama untuk mempromosikan barang dagangan kita kepada calon konsumen," ungkap Wisnu yang merupakan mentee dari Ustadz Niko. 
Fahmi, masih salah satu anggota tim HAMAS,  ia memberikan kesan seru dan menyenangkan, sedangkan pesannya, yaitu " Harusnya pembelinya banyak dan tempatnya strategis. (SPL)
Ustadz Niko dan calon pembeli dari guru SD IT Ihsanul Fikri Kota Magelang. (14/12)
Menjajakan barang dagangan hingga kantor Yayasan Ihsanul Fikri Kota Magelang. (14/12)
Memberikan uang kembalian pada pembeli. (14/12)
Pose bahagia terpancar dari wajah mereka. (14/12)
Memasak sosis untuk membuat pizza. (14/12)
Mempersiapkan minuman. (14/12)
Kelompok HAMAS, menjual Siomay Fortune dan minuman. (14/12)
Penjual Ice Cream berkostum kucing. (14/12)
Ustadz Imam Sadzali menjadi salah satu pembeli. (14/12)