Sabtu, 17 Juni 2017

Parenting Ayah “ Ayah Hebat Peduli Anak” KB TKIT Asy Syaffa’

Parenting Ayah “ Ayah Hebat Peduli Anak” KB TKIT Asy Syaffa’ 1 Kota Magelang pada Jumat (9/6) di Masjid Utsman bin Affan Potrobangsan. | Fotografer: Puji

            Parenting ayah yang merupakan acara rutin tahunan di KB TKIT Asy Syaffa telah sukses diadakan pada tanggal 9 Juni 2017 di Masjid Utsman Bin Affan, Potrobangsan.Tercatat sekitar 50 an peserta. yang meluangkan waktunya untuk mengikuti acara tersebut.Acara dibuka  dengan bersama – sama membaca dzikir Al – Matsurat  hingga waktu berbuka puasa tiba, dipimpin oleh Bapak Joko Pitoyo, salah satu pengajar di KB TKIT Asy Syaffa.
            Setelah buka bersama dilanjutkan dengan shalat maghrib berjamaah dan makan berat. Sambil menunggu waktu Isya tiba, beberapa ayah membaca Al – Qur’an dan beberapa yang lain saling bersilaturahmi atau sekedar berbincang ringan.
            Acara inti dibawakan oleh Ust. Sholiqin dengan tema “Ayah Hebat Peduli Anak” dimulai sekitar pukul 20.30 WIB, setelah shalat tarawih berjamaah. Pada acara malam ini, parenting ayah juga diikuti oleh beberapa penduduk sekitar.Tujuan diadakannya parenting ayah ini adalah menambah wawasan  para ayah agar bisa mendampingi dan memberi teladan dunia akhirat bagi putra putrinya supaya anak menjadi hamba Allah yang bertaqwa.
            Pada kesempatan kali ini, Ust. Sholiqin banyak menafsirkan ayat – ayat Al – Qur’an yang berkenaan dengan pola pengasuhan orang tua khususnya seorang ayah kepada anaknya. Terdapat 17 dialog (berdasarkan tema) antara orangtua dengan anak dalam Al-Qur’an , diantara ke-17 dialog tersebut dengan rincian sebagai berikut:
1.      Dialog antara ayah dengan anaknya (14 kali)
2.      Dialog antara ibu dan anaknya (2 kali)
3.      Dialog antara kedua orangtua tanpa nama dengan anaknya (1 kali)
Dialog anatara ayah dan anak lebih banyak daripada dialog anak dengan ibu atau yang lain , ini menunjukkan betapa besar peran ayah dalam pendidikan anak dan sangat  penting bagi ayah untuk memiliki kualitas lebih baik dalam parenting.Menurut, Bunda Elly Risman, seorang pakar parenting, memang yang paling cocok berkomunikasi dengan anak adalah ayah, bukan ibu. Kenapa? Karena frekuensi bicara ayah lebih sesuai dengan frekuensi daya tangkap otak anak. Otak anak lebih mudah menangkap bahasa komunikasi yang pendek-pendek dan to the point, jelas tujannya. (-red)
Jadilah ayah yang wajib atau minimal sunnah, kehadirannya sangat dibutuhkan jangan sampai mubah apalagi makhruh, ada dan tidak ada tidak dirasa keberadaanya atau bahkan senang saat ayahnya tidak ada. Ayah merupakan pepimpin bagi keluarga, dia yang mementukan apakah keluarga nya qurrota ‘ayun (menyejukkan hati) atau tidak (Q.S. Al-furqon : 74). Beberapa tips yang diberikan untuk menjadi ayah hebat adalah:
1.      Menjadi ayah yang sholih,
Sholih dilakukan dengan beribadah, melakukan perintah Nya dan menjauhi larangan Nya
2.      Memperbaiki diri dulu baru keluarga
Anak lebih taat  saat dia disuruh sholat saat ayahnya sendiri juga melaksanakan sholat.
3.      Bersikap tegas di depan anak tetapi dengan bahasa yang lembut dan santun.

KB TKIT Asy Syaffa berkomitmen untuk bersinergi dengan orang tua dalam mewujudkan visinya yaitu terbentuknya generasi berkarakter Al Qur an berwawasan lingkungan dan cinta tanah air. Semoga Parenting kali ini bisa benar-benar memberi manfaat yang besar terhadap kita semua. Aamiin
Dwi Rahayu Wilujeng, Kepala KB TK IT Asy Syaffa'